Rabu, 28 Oktober 2015

Karya Bunda

0 komentar
Tak ada rotan koran pun jadi, istilah yang tepat untuk kegiatan pemanfaatan koran bekas guna dijadikan produk anyaman yang dilakukan sejumlah komunitas. Berkreasi dan berkarya memanfaatkan barang bekas untuk didaur ulang menjadi sebuah karya yang bernilai seni dan bermanfaat.

Tumpukan Koran bekas
Produk daur ulang anyaman dari koran bekas yang dihasilkan oleh Bunda Umi Nuzliyah





Continue reading ...

Kamis, 15 Oktober 2015

10 Profesi yang Bakal Segera Menghilang (Prediksi)

0 komentar
"Jangan-jangan, profesi yang Anda jalani ini termasuk dalam daftar pekerjaan yang bakal segera sirna."
Bukan hanya produk yang bisa berhenti produksi. Profesi yang Anda tekuni sekarang ini bisa saja ditelan bumi suatu saat kelak. Satu contoh kasus sudah terbukti. Profesi sebagai tukang pos pelan-pelan mulai digerus masa. Media sosial semisal Facebook, Twitter, dan pesan elektronik (email) membunuh profesi mereka.
Data statistik tenaga kerja Amerika Serikat menyebut penerimaan pekerja di bidang pos berkurang hingga 28 persen pada 2020. Nantiny, hanya akan ada 139.100 tukang pos di seluruh Negeri Paman Sam.
Namun, bukan hanya profesi tukang pos yang bakal hilang ditelan zaman. Proyeksi outlook BLS seperti dikutip laman businessinsider, Jumat, 16 Oktober 2015, memperkirakan 15 profesi akan hilang ditelan masa:

1. Pekerja pecetakan
Berkurangnya oplah koran dan majalan membuat volume percetakan turun tajam dalam beberapa tahun terakhir. Media konvensional ini perlahan beralih ke format digital.

2. Nelayan
Berkurangnya jumlah ikan serta membaiknya peralatan memancing membuat profesi nelayan di AS pelan-pelan bakal berkurang.

3. Desktop Publisher
Profesi ini biasanya menggunakan perangkat lunak untuk mendesain layout buku, koran, dan publikasi lainnya. Lambat laun profesi ini akan digantikan oleh web designer, graphic designer, dan copy editor.

4. Operator mesin logam dan plastik
Biasanya mereka bertugas untuk mengoperasikan komputer dari mesin-mesin pembuat logam dan plastik. Namun meningkatnya teknologi, kompetisi asing, dan berubahnya permintaan dari barang-barang ini membuat profesi ini lambat laun berkurang.

5. Penilai asuransi
Profesi ini bertugas untuk menilai risiko dari calon nasabah asuransi. Namun dengan perangkat lunak, tugas menilai aplikasi nasabah mulai diambilalih.

6. Pramugari
Ini cukup mengejutkan. Namun seiring ekonomi yang semakin sulit dan tingginya permintaan nilai kontrak membuat maskapai mengurangi jumlah awak kabinnya.

7. Perangkai bunga
Profesi ini membutuhkan keahlian dan kemampuan seni untuk merangkai bunga. Namun kini, masyarakat yang membeli bunga segar perlahan-lahan mulai berkurang dibandingkan kondisi sebelumnya.

8. Penebang Kayu
Sesuai namanya, profesi ini memiliki keahlian memotong kayu di hutan belantara. Namun semakin banyak negara membatasi industri kayu bulan.

9. Agen travel
Para pekerja agen perjalanan biasanya menjual jasa penyewaan transportasi, angkut barang, dan merencanakan perjalanan. Seiring kemudahan traveler menggunakan internet untuk mencari tempat wisata, mereka bisa mem-booking perjalanan sendiri.

10. Reporter, koresponden, dan pengamat berita televisi
Informasi lokal dan internasional selama ini diperoleh melalui pandangan mata reporter. Namun seiring berkurangnya pemasukan media, lowongan kerja untuk industri ini juga mulai berkurang. (Ism)

Sumber : Dream.co.id
Continue reading ...

Kuliah WA dari pak Iwan Novarian

0 komentar
Berikut ini Kuliah WA dari pak Iwan Novarian:
Kenapa Lulusan SMP Bisa Lebih Sukses dan Lebih Makmur dibanding Lulusan S1 dan S2?
Ada anak ndeso lulusan SMP bernama Darmanto, yang kini jadi national internet expert dan berkantor dari rumahnya di desa Kranggil, Pemalang. Yang kedua, Afidz, lulusan SMP yang jadi juragan soto Lamongan dan bertekad segera mengumrohkan orang tuanya ke tanah suci.
Di sisi lain, kita acap melihat anak muda lulusan S1 bahkan S2 yang masih menganggur. Atau juga sudah bekerja namun dengan penghasilan pas-pasan. Bulan masih tanggal 9, gaji sudah habis. Pening deh kepala.
Pertanyaannya : kenapa bisa begitu? Kenapa anak lulusan SMP bisa lebih makmur dibanding lulusan S2? Sajian pagi ini akan menelisiknya dengan gurih dan merenyahkan.
Memang tak jarang kita melihat pemandangan yang paradoksal seperti itu : saat orang-orang yang hanya lulusan SMP bisa begitu sukses, sementara ribuan sarjana S1 dan bahkan S2 mengeluhkan tentang penghasilannya yang katanya tidak mencukupi. Ketika saudaranya yang masih dalam lingkup satu institusi dinaikkan sementara saudara lainnya tidak naik. Gelombang protes muncul dimana-mana. Muncul istilah-istilah yang terkadang membuat kening ini berkerenyut. Anak Tiri, Bawang Merah – Bawang Putih atau istilah lainnya yang membuat kita tersenyum sendiri.
Setidaknya ada tiga elemen kunci yang barangkali bisa menjelaskan ironi getir semacam itu. Yaitu : The Power of Kepepet , The Darkness of Gengsi dan The Magic of Street Smart.
Faktor # 1 : The Power of Kepepet.
Mungkin orang-orang lulusan SMP itu bisa sangat sukses karena faktor kepepet. Justru karena kepepet, mereka sukses. Justru karena kepepet, mereka dipaksa melakukan something yang membuat mereka bisa melenting.
Sederhana saja, ijasah mereka hanyalah lulusan SMP. Dengan ijasah SMP, perkerjaan bagus apa yang bisa diharapkan? Tak ada pilihan lain : jika mereka ingin mengubah nasib lebih makmur, pilihannya adalah melakukannya dengan jalan merintis usaha sendiri.
Mereka dipepet oleh keadaan : mau hidup miskin selamanya (karena sulit dapat kerja dengan hanya
mengandalkan ijasah SMP) atau nekad membangun usaha sendiri yang berpotensi sukses besar.
Orang dengan ijasah S1 dan S2 mungkin tidak punya faktor kepepet seperti itu : ah, santai saja toh nanti saya pasti dapat pekerjaan. Dan begitu sudah dapat pekerjaan (meski dengan gaji seadanya), tetap tidak ada “faktor yang me-mepet” dirinya : ah meski gaji segini kan saya bisa tetap hidup oke.
Pelan-pelan, perasaan semacam itu membuatnya masuk ZONA NYAMAN (COMFORT ZONE). Dan persis disitu, faktor kepepet menjadi mati. Itulah sebabnya tidak banyak PNS yang berani Resign untuk mengambil keputusan besar meraih kesuksesan YANG LEBIH BESAR. Karena COMFORT ZONE telah merasuk kedalam jiwa dan sanubarinya yang paling dalam. Jadi PNS saja sudah alhamdulillah. Gak usah neko-neko. Nggolek dunyo gak ono entek e. Nek metu juga durung karuan. Nek gak nduwe duit yo nyilih koperasi sih entuk. Bank-Bank juga gelem karo SK PNS kok. He he he he... Hidup itu pilihan. Itulah bahasa penolakan yang sering kita dengar.
Padahal seperti yang kita lihat, faktor kepepet justru yang bisa memaksa orang – bahkan lulusan SMP sekalipun –untuk melakukan something extraordinary. Kepepet karena tidak banyak pilihan mungkin bukan kutukan. Ia justru berkah terselubung yang bisa membuat orang menapak jalan kesuksesan.
Faktor # 2 : The Darkness of Gengsi.
Orang-orang lulusan SMP mungkin tidak lagi punya gengsi. Lhah cuman lulusan SMP, apa lagi yang mau dipamerkan. Namun justru karena itu mereka tidak merasa rikuh untuk memulai usaha dari bawah sebawah-bawahnya : mulai dari pemulung misalnya, sebelum pelan-pelan merangkak menjadi juragan barang bekas.
Dan kisah orang sukses lulusan SMP banyak bermula dari jalur marginal seperti itu : mulai dari jualan gerobak bakso keliling di jalanan yang berdebu hingga punya 70 cabang. Mulai dari kuli keceh sablon hingga punya pabrik kaos sendiri.
Lulusan S2 dan S2 mungkin tidak punya keberanian seperti itu. Lhah saya kan lulusan S2, masak suruh dorong gerobak soto lamongan. Lhah, masak saya harus keliling kepasar-pasar
jualan kaos, kan saya sudah sekolah S1 susah-susah,bayarnya mahal lagi. Apa kata dunia?? (Dunia ndasmu le).
Dan persis mentalitas gengsi seperti itu yang barangkali membuat banyak lulusan S1 dan S2 menjadi yah, gitu-gitu deh nasib hidupnya.
Orang lulusan SMP tidak punya mentalitas gengsi seperti itu. Mereka mau berkeringat di jalanan yang panas dan berdebu, demi merintis impiannya menjadi juragan yang makmur dan kaya.
Faktor # 3 : The Magic of Street Smart.
Orang-orang lulusan SMP yang tak punya kemewahan berupa ijasah perguruan tinggi itu, mungkin dipaksa belajar dari kerasnya kehidupan di jalanan. Dari kerja keras mereka di jalanan yang panas dan berdebu dan penuh lika liku. Dan dari kerja keras di jalanan yang berdebu itu mungkin anak lulusan SMP tadi justru bisa mengenal “ilmu street smart” – KECERDASAN JALANAN yang tak akan pernah bisa diperoleh oleh para lulusan S1 dan bahkan S2 dari ruang kuliah yang acap “berjarak dengan realitas”.
Street smart yang mereka dapatkan dari jalanan itu pelanpelan kemudian bisa membuat mereka benar-benar lebih cerdas dibanding lulusan S1 dan bahkan S1; meski Cuma lulusan SMP.
Anak lulusan SMP yang langsung berjualan gerobak soto Lamongan mungkin bisa lebih cerdas tentang “ilmu pemasaran dan manajemen pelayanan pelanggan” dibanding anak-anak lulusan S1 yang sok belajar teori tentang customer service atau branding strategy (sic!).
Street smart barangkali yang ikut menjelmakan orangorang lulusan SMP untuk merajut jalan hidup sukses yang penuh kemakmuran.
Demikianlah, tiga elemen kunci yang boleh jadi merupakan pemicu kenapa lulusan SMP bisa lebih sukses dibanding lulusan S1 dan S2 :
The Power of kepepet,
The Darkness of gengsi dan
The Magic of street smart.
Redefine your future life. Renovate your future destiny.
Selamat Pagi.
Selamat Beraktivitas.
Semoga Segala Aktivitas kita hari ini bernilai ibadah disisi Nya. Amiiiin.
‪#‎penulis‬: dwiprahoroirianto. . . .

Sumber : Facebook.com
Continue reading ...

Selasa, 15 September 2015

Kerja Tanpa Gelar Sarjana, Tapi Punya Gaji Tinggi, 5 Profesi Ini Patut Dilirik

0 komentar
Orang kalau melamar kerja pasti mau lihat dulu berapa kisaran gaji yang ditawarkan perusahaan itu. Apalagi kalau sudah memegang ijazah sarjana.

Gak mau dong, sudah kuliah lama-lama sampai lupa pacaran, eeeh, pas lulus dapat kerja dengan gaji pas-pasan. Tapi bagaimana dengan mereka yang belum punya gelar sarjana?

Apa bisa kerja tanpa gelar sarjana tapi gajinya tinggi? Jawabannya, bisa. Bahkan, banyaaak pilihannya.

Buktinya, majalah Forbes di Amerika Serikat pernah terbitin berita yang membeberkan data 15 pekerjaan keren yang gak memerlukan gelar sarjana. Yang lebih keren, semua pekerjaan itu menawarkan gaji tinggi.

Meski di Indonesia belum ada penelitian seperti yang terdapat di Forbes, situasinya sebelas-dua belas dengan di Amerika. Sebab di era modern seperti saat ini sudah banyak perusahaan yang gak begitu memprioritaskan ijazah.

Salah satu alasannya, ijazah bisa dibeli baik secara legal maupun ilegal. Secara legal maksudnya orang kuliah cuma bayar dan absen saja, gak peduli dapat pengetahuan apa enggak, yang penting dapat ijazah.

Kalau ilegal, ya, orang datang ke kampus, beli ijazah, pulang. Atau bisa juga ijazah didapat dari oknum kampus yang menjual ijazah abal-abal. Duh, Indonesia, banyak amat yang abal-abal.

Di Indonesia, sedikitnya ada 5 bidang pekerjaan yang menawarkan gaji tinggi buat mereka yang gak memegang gelar sarjana. Berikut ini daftarnya:

1. Dunia seni peran

Jadi artis banyak duitnya. Tapi banyak godaannya juga. Kalo gak ati-ati, duit hasil kerja keras bisa lenyap gak berbekas.


Orang-orang yang bergelut di layar kaca, khususnya pemain sinetron, diketahui mendapat bayaran luar biasa. Lihat saja bagaimana Olga Syahputra yang dulunya asisten artis  berubah jadi kaya raya setelah sering wara-wiri di dunia hiburan.

Kisaran gaji pemain sinetron bisa tembus Rp 5 juta per episode, tergantung pada kemampuan dan kontraknya. Modal utama pemain sinetron adalah bisa berakting dan bersosialisasi. Kalau sudah ahli, bisa jadi pemain film yang tentu saja bayarannya lebih gede ketimbang pesinetron.

Bidang pekerjaan ini cocok buat mereka yang suka tampil dan berbicara di depan publik. Selain itu, mereka harus pandai-pandai bergaul untuk menjaga koneksi dan gak terjebak dunia hiburan yang penuh dengan hura-hura, saking banyaknya duit yang diterima orang yang kerja di sana.

Banyak duit tapi kalau gak bisa ngaturnya ya sama juga bohong. Yang ada gak ketahuan itu sisa duit di mana karena main hambur-hambur saja.

2. Teknologi informasi

Jangan stalking Facebook mantan terus. Pelajari lah itu program, terus berkreasi dengan ide sendiri.

Gak sedikit orang yang melek teknologi informasi tanpa ijazah. Mark Zuckerberg tuh sukses dengan Facebook, yang kamu pakai buat stalking mantan, setelah drop out dari kampus Harvard. Kuncinya adalah semangat belajar dan pantang menyerah.

Gaji seorang programmer pemula rata-rata Rp 5-10 jutaan. Tapi kalau udah tingkat atas bisa sampai Rp 20 jutaan. Bahkan kalau bisa bikin program atau aplikasi, hasil karya itu bisa dihargai ratusan juta rupiah. Plus, programmer bisa kerja di mana aja, gak selalu di kantor.

Selain harus tahu bahasa komputer, programmer wajib ngerti bahasa Inggris, minimal pasif. Sebab pemrograman menggunakan bahasa Inggris sebagai perintah.

Kalau mau jadi programmer, seenggaknya kamu harus betah berlama-lama di depan komputer, sabar dan teliti memeriksa suatu program. Sebab hampir mustahil suatu program bisa langsung jalan tanpa ada kesalahan.

Belajar jadi programmer harus banyak-banyak praktek di depan komputer. Ilmunya bisa didapat lewat buku-buku atau kursus online. Jadi gak perlu kuliah sarjana buat belajar programming.

3. Perminyakan

Lulus SMA bisa langsung kerja di perminyakan. Sala satunya, tukang ider minyak

Siapa bilang kerja di perusahaan perminyakan harus punya ijazah S-1? Khusus bagian operator produksi, tamatan SMA/SMK bisa juga melamar. Bahkan menjadi resepsionis di perusahaan minyak juga gak perlu ijazah sarjana.

Kisaran gaji operator produksi minyak Rp 5-10 juta. Kalau berminat jadi operator produksi di perusahaan minyak, kita bisa ikut pelatihan di perusahaan yang bersangkutan. Selain itu, kita wajib paham bahasa Inggris.

Tapi harus diingat bahwa risiko kerja operator produksi juga gede, misalnya cedera karena mesin rusak atau meledak. Karena itu, pekerjaan ini lebih pas buat orang yang ekstra hati-hati, teliti, dan selalu taat pada aturan, dalam hal ini standar keselamatan kerja perusahaan. 

4. Sales

Jadi sales kalau kerja males-malesan ya sama juga bohong. Bukan komisi yang didapat, tapi “surat cinta” dari bos.

Bukan zamannya lagi memandang sales sebagai pekerjaan rendahan. Semua orang bisa jadi sales, tapi gak semua orang bisa jadi sales yang sukses.

Jangan salah, penghasilan yang didapat sales bisa lebih gede daripada manajer, lho. Penghasilannya bisa lebih dari Rp 10 juta per bulan! Tapi penghasilan itu bisa didapat kalau berhasil menjual dagangannya.

Sales properti, contohnya, dapat komisi 10 persen dari penjualan. Kalau sukses menjual rumah Rp 100 juta dalam sebulan, berarti Rp 10 juta masuk ke kantongnya. Itu baru satu penjualan, lho!

Gaji sales memang standar. Tapi ada peluang menumpuk penghasilan dari komisi penjualan yang gak ada batasnya.

Untuk menjadi sales sukses, kita perlu memahami seluk-beluk dagangan kita. Misalnya sales rumah, harus tahu bagaimana proses jual-beli rumah dan dokumen-dokumennya. Selain itu, kita wajib ramah terhadap pelanggan, sebawel apa pun pelanggan itu.

Pekerjaan sales cocok buat mereka yang berbesar hati dan ulet. Sebab bukan gak mungkin dagangan lama sekali lakunya. Karena itulah seorang sales harus mau bersabar dan terus berjuang agar bisa sukses.

5. Pilot

Jadi sopir emang gak perlu ijazah. Bahkan sopir pesawat terbang! Masalahnya, situ mampu dan mau apa enggak?

Ini nih, pekerjaan keren yang banyak disalahpahami Gak perlu lulus kuliah buat memperoleh lisensi nerbangin burung besi! Syarat buat jadi pilot cuma tamat SMA/SMK/sederajat.

Gaji yang diterima pilot pemula Rp 15-20 juta. Kalau jam terbang udah tinggi, bisa sampai Rp 50 juta sekali terbang. Seorang pilot harus mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan serta paham aturan penerbangan.

Jangan khawatir, pas sekolah pilot akan diajarkan semua itu. Pekerjaan pilot pas buat mereka yang gemar berolahraga dan teliti. Sebab pilot wajib bugar dan memahami situasi-kondisi saat terbang, kecuali sengaja mau adu nyali dan masuk penjara gara-gara membahayakan penumpang.

Sudah banyak bukti di lapangan bahwa orang bisa sukses kerja tanpa gelar sarjana. Mark Zuckerberg dan Steve Jobs, misalnya. Kalau dari Indonesia, ada Andy F. Noya, Ainun Najib, sampai Bob Sadino. 

Gelar sarjana memang penting, tapi bukan yang utama, jadi gak perlu rendah diri. Bisa juga kita kerja sambil pelan-pelan ngumpulin duit buat kuliah. Yang penting, kita gak berhenti berusaha dan belajar untuk mencapai tujuan itu.

Sumber : duitpintar[dot]com
Continue reading ...

Selasa, 07 Juli 2015

Material Design Lite, cara mudah membuat website

2 komentar
Website merupakan sebuah halaman yang memuat kumpulan informasi yang dapat diakses melalui internet. Tidak dipungkiri bahwa mengembangkan sebuah website dibutuhkan kemampuan bahasa pemrograman yang bagus. Tetapi, kini semua orang bisa membuat website dengan lebih mudah. Tampilan website yang elegan dan berwarna, bisa Anda pelajari pada website ini.
Material Design Lite, adalah website milik Google yang memungkinkan Anda mendesain tampilan website. Istilah sederhananya, Google membuat perpustakaan untuk menerapkan bahasa pemrograman HTML, JavaScript, dan CSS untuk mengembangkan sebuah website dengan mudah. Perpustakaan tersebut mencakup segala macam elemen halaman, seperti tabel, tombol, menu, dan masih banyak lagi.

Pada website nya, www.getmdl.io, Google mengajari Anda cara awal untuk membuat website. Seluruh script telah ditunjukkan dan dijelaskan pada website tersebut. Anda hanya perlu download material dari CSS dan JavaScript yang tersedia, lalu menyimpannya dalam folder yang sama dengan script-script Anda nantinya.
Google juga menyediakan template website yang bisa Anda terapkan langsung pada website yang akan dikembangkan. Script template tersebut juga telah disiapkan dengan rapi. Untuk script komponen seperti button, card, layout, menu, slider, tabel, text field juga telah disediakan oleh Google. Anda hanya perlu menyalin script tersebut dan menyimpannya pada editor yang Anda gunakan.

Selain itu, ada juga fitur 'customize' yang memudahkan Anda memilih desain dan warna yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk fasilitas Styles pada MDL ini, menyediakan script untuk mengatur ukuran dan jenis tulisan pada website.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk mengembangkan website sendiri?

Sumber :Merdeka.com
Continue reading ...

Rabu, 27 Mei 2015

Belum setahun jualan cendol, Danu sudah kantongi Rp 3,5 miliar

0 komentar


Saat ini semua masyarakat memang harus cerdas dalam memanfaatkan setiap peluang jika ingin sukses dan survive dalam kehidupan. Mengandalkan gelar saja tentunya tidak bisa dilakukan tanpa adanya kreativitas lain yang bisa dilakukan. Inilah mungkin alasan mengapa saat ini banyak sekali anak muda yang coba menekuni dunia bisnis untuk jadi lebih sukses dan juga mengangkat derajat keluarga. Salah satunya adalah sosok Syaputra Kamandanu Sofwan atau biasa dikenal dengan Danu Sofwan.
Siapa sangka kalau pria kelahiran Tasikmalaya ini sekarang menjadi salah satu anak muda yang memiliki usaha yang sukses. Dan kerennya lagi Danu mencoba mengangkat minuman tradisional Indonesia yaitu cendol dalam usahanya.
"Saya nggak mau ngikutin tren yang sudah ada karena saya akan ketinggalan, akhirnya setelah observasi mencuatlah nama cendol yang ternyata belum banyak yang tahu kalau cendol masuk minuman terlezat di dunia. Akhirnya saya niat membuat cendol kembali dilirik oleh masyarakat lagi," cerita Danu pada brilio.net Senin (25/5).
Pemikiran Danu tentu saja bisa dibilang cemerlang. Sebab, selama 11 bulan usaha yang dinamai Randol (Radja Cendol) itu telah memiliki 520 outlet dengan total omzet dalam kurun waktu yang sama Rp 3,5 miliar atau sekitar Rp 310 juta per bulan.
Tapi tentu saja kesuksesan ini tidak didapat dengan mudah. Sebelum tahun 2014 Danu mulai bisnis cendol, dia pernah mencoba lebih dari 10 usaha lain yang ternyata tidak berjalan dengan baik, seperti berjualan pakaian, sepatu, parfum, dan lainnya. "Saya belajar usaha mulai 2008, kebetulan saya tulang punggung keluarga dan itulah kenapa saya harus survive. Dari 2008 juga saya dan keluarga bisa dibilang sangat susah dan ada di bawah banget. Usaha Randol ini sebenarnya modalnya berasal dari gadai barang dan pinjam uang yang itupun nggak mudah," lanjut anak ketiga dari empat bersaudara ini.
Pria berusia 27 tahun ini juga mengungkapkan bahwa tidak mudah baginya untuk mendapat pinjaman uang. Saat itu dia sudah mencoba meminjam uang ke lebih dari 100 orang dengan cara door to door, tapi tetap ada saja alasan dia tak mendapat pinjaman. Sampai akhirnya, atas usaha kerasnya dia berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 15.000.000 sebagai modal awal untuk membeli perlengkapan berjualan, menyewa outlet, sampai mematenkan nama usahanya. Dan tak disangka, pada hari pertama berjualan dia langsung bisa mengembalikan uang pinjamannya itu.
Danu sendiri mengaku bahwa dia sama sekali tidak memiliki basic bisnis dan tidak sempat kuliah karena uang kuliahnya waktu itu dia coba gunakan membuka usaha namun gagal. "Saya sempat masuk kuliah tapi uang saya putar, rencananya supaya bisa untuk membayar kuliah juga untuk makan keluarga. Tapi nggak taunya saya ketipu, waktu itu usaha sepatu dan uang saya dibawa kabur sama brokernya padahal saya sudah transfer full. Akhirnya saya nggak bisa kuliah dan mulai usaha kecil-kecilan," ungkap Danu. Meskipun tidak bisa melanjutkan kuliah, Danu mengaku sampai saat inipun dia selalu menyempatkan diri belajar selama dua jam setiap pagi agar ilmuanya terus bertambah.
Untuk timnya pun Danu lebih banyak mempekerjakan mereka yang merupakan lulusan SD dan SMP yang juga merupakan tulang punggung keluarga dan memiliki semangat tinggi untuk belajar. Karena baginya pendidikan tinggi tanpa adanya semangat tidak akan menghasilkan apapun.
Sementara, semangat ditambah dengan usaha keras dan berpikir cepat itulah kunci seseorang bisa sukses. Karena semua jenis usaha pasti ada proses naik-turun dan memang harus mau bergerak dan berpikir sebanyak-banyaknya.
Sumber : Brilio.net -
Continue reading ...

Selasa, 26 Mei 2015

Kisah Sukses: Dulu Dianggap Pengemis, Sekarang Bos

0 komentar
Kisah Sukses: Dulu Dianggap Pengemis, Sekarang Bos

Dianggap Pengemis Karena Keterbatasan Fisik

Keterbatasan fisik bukan penghalang meraih kesuksesan. Paling tidak itulah yang tercermin pada Sugimun, pemilik tiga unit toko elektronik “Cahaya Baru”
Suatu ketika Sugimun pergi ke solo untuk membeli mobil. Ketika akan masuk ke sebuah shoowroom mobil, seorang karyawan menghampirinya dan mengulurkan uang recehan kepadanya. Diperlakukan seperti itu Sugimun segera menukas, “Oh, saya bukan pengemis, Mas. Saya cari mobil.”
Tentu saja si karyawan tersebut kaget dan cepat-cepat masuk ke dalam sambil menanggung malu.
Menurut Sugimun, si karyawan mengira dirinya seorang pengemis karena menggunakan kursi roda, “Waktu itu sopir saya sudah duluan masuk show room,” kenang Sugimun tersenyum.
Lelaki yang lahir tahu 1970, di dusun Mojopuro, Magetan, Jawa Timur ini adalah pemillik toko elektronik “Cahaya Baru” di kota trenggalek dan Magetan, Jawa Timur.
Bagi orang Trenggalek , Magetan dan sekitarnya, nama toko itu sudah tidak asing lagi. “Cahaya Baru” dikenal sebagai toko elektronik yang cukup besar. Omsetnya sudah mencapai 150 juta per bulan.
Sugimun memberi nama tokonya dengan “Cahaya Baru”, dengan dimaksudkan untuk mewakili sebuah harapan harapan baru bagi diri dan keluarganya,
Keberhasilan Sugimun seperti sekarang tidak lepas dari usaha dan doa ibunya. Maklum, selain sejak kecil cacat, Sugimun juga lahir dari keluarga miskin. Saking miskinnya, ia tidak sempat mengenyam pendidikan formal. “Sekolah TK saja enggak pernah,” kenangnya.
Perubahan kehidupan Sugimun berawal pada usia 19 tahun. Ketika itu, seorang aparat desa beberapa orang dari Dinas Sosial  datang ke rumahnya. Mereka mengajak Sugimun mengikuti program penyantunan dan rehabilitasi sosial dan penyandang cacat di Panti Sosial Bina Daksa (PSDB) “Suryatama” di kota Bangil, Jawa Timur. Ditempat tersebut Sugimun mengikuti bimbingan fisik, mental, serta pendidikan kejar Paket A.
“Pada awalnya, saya merasa rendah diri karena semua teman saya penyandang cacat memiliki pendidikan formal mulai dari SD, SMP bahkan ada yang lulusan SMA,” kenangnya. Sedangkan dirinya belum mengenal baca tulis.
Namun karena tekadnya untuk bangkit dan tidak ingin bergantung pada orang lain, rasa rendah diri itu dibuangnya jauh-jauh. Di Suryatama, ia belajar keterampilan elektronik seperti radio, sound system, kipas angin, televise, dan lain sebagainya.” Katanya.
Setelah dua tahun mengikuti program pelatihan, Sugimun kembali pulang kampung. Namun ia tidak punya aktivitas di desanya. Akhirnya ia mencoba mencari kerja di tempat usaha servis elektronik. Sayangnya, kebanyakan berujung pada penolakan. “Mungkin mereka menilai saya tidak cukup mampu bekerja dengan baik karena kondisi fisik seperti ini,” kenangnya,
Yang menyedihkan, seringkali ia disangka pengemis saat melamar pekerjaan. Ia baru bisa bekerja tatkala seorang teman di Kediri menerimanya sebagai karyawan sebuah bengkel elektronik. Namun karena suatu alasan, tidak sampai satu tahun, ia memutuskan untuk pulang kampung.
Ia pun mencoba melamar pekerjaan di kota kelahirannya. Lagi-lagi ia kembali mendapatkan penolakan, “Hal ini membawa saya pada kesimpulan bahwa saya harus membuka lapangan pekerjaan untuk bisa bekerja,” katanya.

Berbekal Restu sang Ibu


Dengan kondisi ekonomi yang serba sulit serta pengalaman yang ditolak berkali-kali membuat Sugimun nekad berusaha sendiri. Berbekal restu sang ibu, tahun 1992 ia menjual perhiasan emas milik ibunya senilai Rp. 15.000,-. Uang tersebut sebagian ia pakai untuk menyewa lapak emperan pasar sayur Magetan. Di tempat yang kecil itu, ia membuka usaha jasa servis elektronik dan menjual isi korek api. Dengan perlengkapan seadanya, setiap hari ia melayani pelanggannya.
Untuk menjalankan usahanya, Sugimun harus berjuang keras. Betapa tidak, jarak perjalanan dari rumah ketempat usahanya sangatlah jauh. Dari desanya yang terpencil, ia harus berjuang menempuh jarak satu kilometer untuk menuju ke tempat mangkal angkutan umum yang akan membawanya ke kiosnya. Belum lagi jarak menuju pasar sayur. Ditambah lagi naik-turun angkutan umum. Bagi orang fisiknya normal, hal itu bukan masalah. Namun bagi Sugimun yang kakinya layuh (lumpuh) akibat polio, terasa berat.
Usahanya itu juga terkadang ramai, terkadang sepi. “Namun, saya tetap yakin Allah Maha Adil, Pengasih dan Pemurah,”katanya.
Dengan penuh ketelatenan dan kesungguhan, Sugimun berusaha meraih kepercayaan para pelanggan, terutama dalam menepati janji. Ia berusaha keras untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Ia juga tidak pelit menjelaskan kepada pelanggannya tentang kerusakan dan onderdil yang harus dibutuhkan, termasuk harga dan kualitas onderdil yang bervariasi. “Ternyata dengan cara seperti itu kepercayaan bisa didapatkan,” katanya.
Kiosnya semakin sering dikunjungi orang. Berarti, kebutuhan akan onderdil elektronik juga meningkat.
Peluang inilah yang ia baca. Ia mulai menyisihkan uangnya untuk modal pembelian onderdil. sedikit demi sedikit ia juga melengkapi kiosnya dengan barang elektronik. Karena semakin lama barangnya kian banyak, akhirnya ia memberanikan diri membeli toko. “Alhamdulillah ramai,” jelasnya. Kini ia telah memiliki tiga unit toko.
Meski kini menjadi orang sukses, Sugimun tidak lupa terhadap keluarganya. Sebagai anak tertua dari delapan saudara, ia merasa bertanggung jawab atas eberlangsungan pendidikan adik-adiknya. Oleh karenanya, sebagian rezekinya ia gunakan untuk membantu biaya pendidikan tiga orang adiknya, ia mangajak mereka untuk membantu menjalankan toko elektroniknya. Ia berharap agar kelak, saudara-saudaranya yang lain mampu mandiri. “Saya bahagia bisa menyekolahkan ketiga adik saya hingga tamat SMU,” katanya.
Kebahagiaannya semakin lengkap ketika ia menemukan jodohnya bernama Nursiam. Perempuan yang ia nikahi itu kini memberinya tiga orang anak.
Selain itu, Sugimun juga membantu orang-orang di daerah sekitarnya. Ia tidak membantu dalam bentuk uang, melainkan berupa pemberian kesempatan pendidikan dan keterampilan. Ia membina beberapa yatim dan anak cacat agar memiliki berbagai keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka kelak.
“Pengalaman masa lalu membuat saya sadar, bahwa pendidikan dan keterampilan sangat berguna bagi orang-orang seperti saya,” katanya sambil tersenyum. Ada tiga anak yatim cacat yang kini ia asuh. Tidak banyak memang, tetapi paling tidak, ia telah berbuat sesuatu untuk sesamanya.
Satu hal yang ia syukuri, ia hanya cacat fisik, bukan cacat rohani. Cacat fisik yang ia alami tidak membuatnya jatuh terpuruk mengharap belas kasih orang lain, melainkan sebagai pelecut semangat untuk menggapai cita-cita mandiri. Kini, meski ia secara fisik tidak sempurna, tetapi ia mampu berbuat lebih. Melebihi dari apa yang bisa dilakukan oleh orang normal. “Ini semua rahasia Allah, bahwa orang cacat seperti saya, diberi kemampuan untuk membantu orang lain,” katanya.
(Suara Hidayatullah, Edisi 1/XXVI/Mei 2013/Jumadil Ahir/1434)
Artikel www.PengusahaMuslim.com

Continue reading ...

Selasa, 21 April 2015

Barang Antik

0 komentar
Salah satu peninggalan Embah saya, yakni sebuah mesin jahit tangan merk Singer yang konon dulu dipakai oleh mendiang untuk membuat / menjahit pakaian anak-anaknya maupun pakaiannya sendiri. Umur mesin itu juga lebih tua dari umur bapak saya, dimana bapak saya lahir kira-kira pada tahun 1935. Menurut cerita bapak saya, mesin itu sudah dimiliki oleh Embah saya pada masa-masa penjajahan Belanda Kolonial di Indonesia atau sebelum pendudukan/penjajahan Jepang di Indonesia.
Selain Mesin jahit itu ada juga barang peninggalan Embah saya yang lain dan masih disimpan/digunakan oleh bapak saya (Almarhum), diantaranya Kursi yang seperti photo dibawah, Lemari kayu, lampu minyak gantung (belum tahu keberadaannya). Umur Kursi dan Lemari itu juga gak kepalang, lebih tua dari Mesin Jahit itu (Gak tau deh, berapa tahunan.... 1 abad kali....)

Agak sedikit rusak pada kayunya, karena lupa merawatnya...

Logo dan nomor seri yang timbul, bawah.


Kursi dan Mesin Kuno, diantara peninggalan yang masih tersisa.
Saksi Mati, ketika embah saya duduk santai (tengak-tenguk) di kursi ini,
dan menjahit pakaian anak-anaknya atau pakaiannya sendiri dengan mesin ini.

Lemari tua peninggalan Embah yang masih berdiri kokoh di kamar mendiang bapak saya,
umurnya diatas 75 tahunan.

Itulah ulasan tentang barang antik yang kami punya, apakah anda berminat memiliki sebagai koleksi barang antik anda...?

Continue reading ...

Jumat, 17 April 2015

Mengenal Proses Resolve DNS dan Trik Temporary URL

0 komentar
Seperti yang saya sendiri alami, berawal dari masalah web (www.azamtrans-jakarta.com) yang saya kerjakan tiba-tiba tidak bisa diakses. Setelah kami komunikasikan hal tersebut ke pihak penyedia domain pada saat dicek NS pada domain berubah, sehingga domain tidak koneksi ke blog, dan itu sudah disesuaikan lagi ke blog nya. Soal kenapa sebabnya bisa berubah Belum tau apa penyebabnya, sehingga web tersebut harus di resolve, yang mana prosesnya kurang lebih 1-2 jam atau paling lama 1x24 jam, sampai web tersebut bisa normal kembali.
Anda mungkin pernah menunggu selama beberapa jam agar website kembali UP setelah melakukan salah satu dari aktivitas-aktivitas seperti registrasi domain baru, ganti Name Server, dan setting DNS record (A, MX, CNAME, dsb). Maka saat itu website anda sedang masuk masa propagasi DNS, atau yang seringkali pula disebut dengan masa resolve.
Apa propagasi DNS itu dan kenapa perlu waktu yang cukup lama?
Untuk menjelaskannya, barangkali yang pertama kita harus tahu duku tentang bagaimana DNS bekerja. Ketika anda mendaftarkan nama domain dan membuka account hosting dengan domain tersebut, provider menciptakan sesuatu yang disebut Master DNS Record pada Name Server (misalnya di Jagoan Hosting menggunakan: ns,jagoanhosting.com, ns.jagoanweb.com dan ns.jagoanonline.com). Jadi, ketika seseorang mengetik nama domain anda di browser mereka, DNS server akan membaca Master DNS Record ini, kemudian mengirimkan kembali alamat IP / lokasi server dari domain yang mereka coba akses. Baru kemudian browser mengunjungi alamat IP tersebut untuk mengunduh data-data yang diperlukan dalam menampilkan sebuah website.
Lalu kenapa masa resolve sendiri bisa begitu lama? Jawabannya adalah karena adanya proses yang disebut dengan Caching yang ada di antara proses lookup DNS. ISP (Internet Service Provider) anda menangani ribuan permintaan setiap menit. Maka untuk mempercepat layanan permintaan, ISP biasanya membuat salinan lokal Master DNS Record dari sebuah server DNS yang pernah dikunjungi. Inilah yang disebut dengan Caching. Masa resolve yang berbeda-beda disebabkan oleh kenyataan bahwa caching setiap ISP dan admin server DNS diperbaharui pada waktu yang berbeda. Makanya, anda mungkin pernah menjumpai sebuah website yang sedang memasuki masa resolve kadang bisa diakses pada ISP tertentu, sedangkan tidak bisa diakses pada ISP yang lainnya.
Lalu, apakah yang bisa mempercepatnya?
Pada dasarnya tidak ada. Jadi anda harus sabar menunggu proses otomasi ini selesai. Namun, bila kebutuhan anda benar-benar urgent untuk melakukan edit konten website anda, maka anda bisa menggunakan trik Temporary URL di PC untuk membuat sebuah nama domain tidak perlu masuk ke masa resolve, HANYA di PC lokal anda saja. Berikut panduan settingnya:
WINDOWS
1. Silakan masuk ke direktori berikut: C:\WINDOWS\system32\drivers\etc. Kemudian buka file hosts dengan Notepad.
2. Tambahkan baris berikut di bagian bawah:
Alamat IP (spasi) Nama Domain
Contohnya: 219.83.122.167 abc.com
3. Terakhir Save. Bagi pengguna Windows 7 atau Vista, apabila anda mengalami kesulitan pada proses Save, biasanya karena permission denied dan user harus jadi administrator dulu untuk edit, maka anda bisa buka dulu Start Menu Windows > Search: Notepad > Klik kanan pada Notepad > Run As Administrator.
4. Kemudian Open file hosts pada Notepad yang sudah dijalankan sebagai Administrator. Seharusnya sekarang anda tidak bermasalah lagi untuk melakukan Save.
5. Sekarang anda sudah cek untuk akses nama domain anda. Apabila masih tidak bisa, maka clear dulu cookies browser anda, atau refresh URL dengan shortcut CTRL+F5 pada Firefox.
LINUX
1. Silakan masuk ke Console / Terminal pada Linux.
2. Jalankan perintah nano /etc/hosts
3. Tambahkan baris alamat IP (spasi) nama domain seperti pada langkah Windows di atas.
4. Tekan CTRL+X untuk Exit
5. Kemudian tekan CTRL+Y untuk Save
Tujuan dari trik temporary URL adalah mengakali browser agar tidak perlu membaca Master DNS Record – baik yang versi caching maupun versi server DNS, melainkan baca alamat IP sesuai yang tertera di file hosts PC lokal anda.
Makanya, setiap kali domain anda mengalami pergantian IP server, anda harus edit lagi file hosts ini. Seringkali seorang webmaster lupa bahwa dia pernah edit file hosts dan membiarkan browsernya mengarahkannya ke IP yang lama meskipun servernya sendiri telah dipindahkan. Hal ini tidak boleh terjadi pada anda ;-)


Sumber : mediabisnisonline.com
Continue reading ...

Selasa, 14 April 2015

Perangkat USB tidak terdeteksi? Atasi dengan cara ampuh ini

0 komentar
Anda sering atau minimal pernah mengalami hal seperti pada judul di atas? Sekedar berbagi ilmu, tulisan/artikel ini saya ambil dari media online dengan menyertakan link sumber artikel dimaksud, Semoga bermanfaat.


Saat mencoba menggunakan alat-alat dengan koneksi USB, seperti flash disk atau modem seringkali perangkat-perangkat tersebut tidak dapat terdeteksi. Sehingga tak jarang mengganggu produktivitas kerja kita. Jika menemukan kasus-kasus seperti itu, ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk membuat perangkat USB berfungsi seperti sedia kala.
Saat Anda gagal mengkoneksikan perangkat USB dengan laptop atau komputer, bisa dipastikan bila ada bagian yang rusak. Tetapi, kemungkinannya pun banyak, kerusakan bisa saja terjadi di software, hardware, atau bahkan komputer sendiri. Namun, langkah pertama yang bisa dilakukan di saat seperti itu adalah mencabutnya dari port USB dan memasukkannya kembali.
Meski kelihatannya sepele, hal ini terbukti sering membuat perangkat dapat bekerja kembali. Apabila cara tersebut tidak berhasil, cabut USB lalu hidupkan ulang komputer Anda, kemudian coba tancapkan sekali lagi USB tersebut. Anda juga bisa mencoba port USB lain di komputer tersebut atau di komputer lain. Sebab, bisa saja port USB yang sedang Anda gunakan memang rusak.
Apabila perangkat USB lain juga tidak bekerja pada komputer Anda, mungkin sudah saatnya untuk menginstal ulang driver dari port USB Anda. Caranya pun cukup mudah, Anda tinggal masuk kolom 'Search' di tombol 'Start' dan mengetik 'restore point' lalu pilih 'Create a restore point'.
Setelah membuat sebuah restore point (jangan melanjutkan jika restore point belum terbentuk) jangan lupa untuk menutup semua aplikasi yang Anda jalankan. Selanjutnya, buka 'Device Manager' dan lihat deretan ikon USB di bagian 'Universal Serial Bus controller'. Uninstal semua daftar di bawahnya lalu restart kembali komputer Anda, bila semua berjalan lancar maka Windows secara otomatis menginstal ulang port USB.

Berbeda halnya dengan kesalahan instal fitur software OS Windows. Dalam beberapa kasus misalnya, pengguna salah menginstal versi driver untuk OS Windows 64-bit dengan 32-bit, sehingga port-port USB tidak bisa bekerja. Untuk menyelesaikan masalah ini, Anda harus mencari driver Windows yang cocok.
Saat kegagalan koneksi terjadi di semua komputer, besar kemungkinan bila perangkat USB Anda yang bermasalah. Jika masalah tersebut berkaitan dengan software, seperti yang terdapat di modem, Anda dapat menginstal ulang driver atau software bawaan perangkat USB tersebut. Jika Anda tidak mempunyai salinan dari software itu, situs-situs resmi perangkat tersebut biasanya memiliki driver untuk OS Windows yang sesuai.
Jika cara terakhir tersebut tidak juga membuat Anda terkoneksi dengan perangkat tersebut, besar kemungkinan perangkat USB Anda telah rusak dan harus diganti,  

Sumber : PC World (15/09). Via Merdeka.com
Continue reading ...

Selasa, 10 Maret 2015

Tentang Blog

0 komentar
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Sejarah

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs sebelum akhirnya PyraLab diakuisisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Komunitas Blogger

Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari [para blogger] berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.

Jenis-jenis blog

  • Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
  • Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan, dan perbincangan teman.
  • Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.
  • Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
  • Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
  • Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
  • Blog mode: Lebih dikenal dengan "fashion blog". Isinya seputar gaya, perkembangan mode, selera fesyen, liputan pameran mode, dan lain-lain.
  • Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
  • Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
  • Blog media: Berfokus pada bahasan berbagai macam informasi
  • Blog agama: Membahas tentang agama
  • Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
  • Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
  • Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
  • Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
  • Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek di luar manusia; seperti anjing
  • Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
  • Blog virus (virus): Digunakan untuk merusak

Budaya populer

Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di internet[butuh rujukan], dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali perangkat lunak, peralatan, dan aplikasi internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya. Selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas para blogger meninggalkan tautan di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar[butuh rujukan].
Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama melalui program periklanan (misalnya AdSense, posting berbayar, penjualan tautan, atau afiliasi). Sehingga kemudian muncullah istilah blogger profesional, atau problogger, yaitu orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog[butuh rujukan], karena banyak saluran pendapatan dana, baik berupa dolar maupun rupiah, dari aktivitas ngeblog ini[butuh rujukan].

Risiko kejahatan

Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.

Sumber : Wikipedia
Continue reading ...

Pengertian Hosting dan Domain menurut wikipedia

0 komentar
Menurut wikipedia di halaman artikelnya yaitu: Layanan hos web, bahwa hosting adalah: jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.
Layanan host itu sendiri beragam, ada yang berbayar dan ada yang gratisan. Sebagai contoh hos gratisan adalah :
Sementara untuk Hos yang berbayar, anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang hosting berbayar melalui media mesin pencari seperti Google dll, sebagai contoh hosting berbayar adalah www.indowebsite.net dan banyak lagi.

Sedangkan Pengertian Domain menurut artikel di halamannya yang berjudul Nama Domain yaitu: nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP

Pengertian Hosting dan Domain secara detail

    Perumpamaannya menurut sumber yang punya artikel ini adalah adalah:
  • Hosting itu seperti tanah kavling (tanah yang kita miliki) kita
  • Domain adalah alamat rumah kita
  • Web adalah rumah kita.
Ilustrasi Tentang Pengertian Hosting dan Domain
Ilustrasi Tentang Pengertian Hosting, Domain, dan Website

Jika kita mempunyai tanah kavling (hosting) dan membangun rumah (web) di atasnya lalu kita mendirikan di jalan martajasa, maka kita mempunyai website di alamat/domain/url di martajasa.com/martajasa.net dsb.
Jika anda hanya mempunyai hosting tapi tanpa domain dan website boleh-boleh saja, namun tidak ada yang bisa di akses karena tidak mempunyai jalan menuju alamat (domain) anda dan website (rumah), dan jika anda hanya mempunyai domain saja juga tidak akan bisa di akses karena anda belum mempunyai tanah dan rumah sebagai landasan tujuan.
Bagi anda yang ingin mempunyai website, hosting, dan domain sendiri dengan harga yang cukup murah meriah, saya memberikan servis/jasa di bidang itu. Dan jika sudah mengerti tentang pengertian hosting dan domain saran saya mulailah anda mempunyai website sendiri. Untuk informasinya lebih lanjut silahkan baca di sini

Sumber :
PENTING : Website memerlukan domain dan hosting. Jika Anda hanya membeli domain, maka website Anda belum bisa diakses melalui internet. Untuk memiliki website yang bisa diakses dari internet, Anda perlu memiliki domain, hosting dan membuat websitenya. Tersedia berbagai paket hosting murah yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan website Anda
Continue reading ...
55571701 081311158735 makinov09 makinov09
 

Kontak

Phone/SMS : +6287878291603
Intagram : makinov09
Twitter : makinov09
Email : makinov@gmail.com
PIN BB : 55571701

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blognya Arek Jepang Gang Siji

Radar EMDE

HLR Lookup

My Favourite Blog

Copyright © Emde Berusaha Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger